Mahasiswa sebagai Agent of (Change?) Dramatic Class di era Kapitalisme Pasca-Fordis[1]

Mahasiswa sebagai Agent of Change Dramatic Class di era Kapitalisme Pasca-Fordis

Arif Widodo[2]

Pengantar

Mahasiswa, sebagaimana kamu, kalian, mereka—bahkan saya, sering mendengar penyataan dan lontaran orasi para senior selalu menegaskan kurang lebih seperti: “sebagai mahasiswa kita tidak boleh lepas dari tanggung jawab besar sebagai agent of change, agen perubahan yang akan merubah keadaan social yang tidak adil”, “Hancurkan kapitalisme !” dst., dibarengi dengan mimic dan gaya yang tak kalah sangar dan kece jika dibandingkan dengan Soekarno, tanpa sadar, kita ikut dalam gelora semangat itu tanpa benar-benar tahu konteks atau permasalahan apa yang harus kita—mahasiswa, ubah. Mungkin akan ada yang menjawab: “Maklum mas, masih mahasiswa baru! Atau “saya ke sini untuk belajar biar bisa bekerja setelah lulus”, “untuk apa harus pusing-pusing ngurusin masalah yang tidak ada untungnya buat saya” dst.  Hal semacam ini sangat lumrah ditemui tidak hanya pada mahasiswa baru, bahkan pada mahasiswa yang bertahun-tahun kuliah, Continue reading “Mahasiswa sebagai Agent of (Change?) Dramatic Class di era Kapitalisme Pasca-Fordis[1]”

Advertisements

Dominasi Asing di Indonesia: Gaya Baru Penjajahan Ekonomi

Arif Widodo

Sistem ekonomi Indonesia, sebagaimana telah dirumuskan oleh para founding fathers bangsa ini, tertera dalam Pasal 33 UUD 145, yang berbunyi: (1) perekonomian disusun berdasar atas azas kekeluargaan; (2) cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara; (3) bumi, air dan segala kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dari amanah ini, maka sistem ekonomi Indonesia bukanlah free fight liberalism, ekonomi pasar, atau bukan juga ekonomi komando, dimana negara menguasai semua faktor ekonomi. Sehingga, pasal di atas harus diejawantahkan dengan baik dalam kehidupan berekonomi di Indonesia. Continue reading “Dominasi Asing di Indonesia: Gaya Baru Penjajahan Ekonomi”