Merayakan Hari Kartini*

Ada sederetan kejadian menarik minggu-minggu ini, dimulai dari perjuangan para Kartini Rembang yang melakukan aksi ‘menyemen kaki’ sebagai protes terhadap pembangunan proyek semen PT. Semen Indonesia yang akan merenggut tanah kelahiran serta sumber air kehidupan mereka hingga hebohnya pernyataan Dian Sastro saat ditanya mengenai pendapatnya tentang Kartini Rembang yang tengah melakukan aksi di depan Istana Presiden, ia menjawab: “Itu jadi menarik adanya kasus sekarang. Ibunya lepas dong dari politik, kembali ke urusan domestic”(Kompas, 16/04/2016). Sontak, pemberitaan ini menuai sensasi di berbagai media sosial, dari yang bernada kecewa hingga komentar bernada (sok) bijak. Sebelum akhirnya, mbak Dian mengklarifikasi pernyataannya, sebagaimana diberitakan oleh Kompas. Ia menjelaskan bahwa ada ketidaksesuaian pengutipan pernyataannya sehingga tampak bahwa mbak Dian tidak simpati pada perjuangan Kartini Rembang.[1]

Untungnya, mbak Dian segera mengklarifikasi pernyataannya yang salah kutip itu, jika tidak, Continue reading “Merayakan Hari Kartini*”

Advertisements

Kerusakan Hutan (Deforestasi) di berbagai Wilayah Indonesia: Suatu Tinjauan Sederhana

Arif Widodo[1]

defores5

Pendahuluan

Dengan wilayah yang terbentang dari ujung Sumatera sampai Papua, Indonesia mempunyai banyak potensi kehutanan yang luar biasa. Hutan Indonesia merupakan salah satu hutan tropis terluas di dunia dan ditempatkan pada urutan kedua dalam hal tingkat keanekaragaman hayatinya. Hutan Indonesia memberikan manfaat berlipat ganda, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada manusia untuk memenuhi hampir semua kebutuhan manusia. Hutan di Indonesia memiliki nilai ekonomi, sosial, lingkungan dan budaya bagi negara dan khususnya bagi masyarakat setempat. Jika berbagai peranan itu tidak seimbang, yang satu lebih ditekankan daripada yang lainnya, maka keberlanjutan hutan akan semakin terancam. Continue reading “Kerusakan Hutan (Deforestasi) di berbagai Wilayah Indonesia: Suatu Tinjauan Sederhana”